21/04/2024

Sebagai upaya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah, Otoritas Jasa Keuangan melalui Grup Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah menginisiasi program ‘Gerak Syariah’ yang diluncurkan pada Rabu (13/03) secara online melalui zoom meeting dan live youtube.

Program rutin tahunan ini bertujuan sebagai kampanye keuangan syariah berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Dewan Masjid Indonesia (DMI), para pelaku usaha syariah dan stakeholder lain untuk mengembangkan keuangan syariah secara masif sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Program ‘Gerak Syariah’ yang merupakan akronim dari ‘Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah’ ini adalah wajah baru dari program-program Otoritas Jasa Keuangan tahun sebelumnya, seperti Gebyar Safari Ramadhan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi membuka sambutannya dengan memaparkan indek literasi dan inklusi keuangan syariah tahun 2022. 

Indeks literasi dan inklusi keuangan syariah (tahun 2022) masih relatif lebih rendah dengan persentase 9,14% untuk indeks literasi dan 12,12% untuk indeks inklusi keuangan syariah,” jelasnya.

Kondisi ini mendorong Otoritas Jasa Keuangan melakukan kerjasama dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengakselerasi literasi dan keuangan syariah agar nantinya Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

“OJK telah mempersiapkan arah dan prioritas program literasi dan inklusi keuangan syariah melalui roadmap bidang Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK tahun 2023-2027,” tuturnya.

Roadmap tersebut terdiri tiga strategi utama, yaitu akselerasi dan kolaborasi edukasi keuangan syariah, pengembangan model inklusi dan akses keuangan syariah, serta penguatan infrastruktur literasi dan inklusi keuangan syariah.

Mantan Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas tersebut mengatakan, tahun 2023 OJK telah mengadakan survei untuk melihat tingkat literasi dan inklusi keuangan nasional termasuk syariah. Bekerjasama dengan BPS, hasil survei tersebut melaporkan indeks literasi keuangan syariah mencapai peningkatan yang cukup baik.

Terkait dengan acara Gerak Syariah, ia berterima kasih atas terhadap dukungan dan keterlibatan semua pihak, baik internal maupun eksternal, sehingga acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. 

“Selama Ramadhan, OJK secara aktif bakal menyemarakkan melalui gerakan kampanye keuangan syariah nasional,” tutupnya.

Pada saat yang sama, Kepala Grup Literasi dan Inklusi Syariah Otoritas Jasa Keuangan, Ismail Riyadi, menjelaskan bahwa Gebyar Syariah memiliki dua rangkaian utama, yaitu Kolaks (Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah) dan Kurma (Kompetensi Keuangan Syariah di Ramadhan).

“Kolaks ditujukan untuk edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip syariah yang baik. Karena bersifat edukasi, kegiatan dilakukan melalui webinar, podcast, talk show, atau diseminasi konten dan disebar melalui sosial media,” jelasnya.

Sementara itu, adanya kegiatan ‘Kurma’ dapat meningkatkan semangat dan kreatifitas masyarakat untuk berlomba-lomba berbagi informasi dan pengetahuan terkait keuangan syariah.

“Kurma diselenggarakan dalam bentuk kultum (kuliah 7 menit) keuangan syariah, lomba reels instagram, hadrah, call for content, atau kuis mingguan melalui media sosial sikapiuangmu dan kanal-kanal medsos yang dikelola oleh OJK,” tambahnya.

Dua rangkaian utama program Gerak Syariah tersebut akan digelar selama bulan Ramadhan secara bersamaan oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui 35 kantor daerah OJK berkolaborasi dengan stakeholder terkait. Adapun, puncak acara akan digelar pada awal April.

“Harapannya dapat menyebarkan informasi, meningkatkan awareness serta edukasi akan kehadiran keuangan syariah yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh kelompok masyarakat,” pungkasnya.

Setelah sambutan pembukaan, acara dilanjutkan dengan Talkshow Islami “Saat Login Keuangan Syariah” yang diisi oleh Habib Husein bin Ja’far al-Hadar dan Webinar Edukasi Keuangan bertepatan dengan Hari Hak Konsumen Indonesia.

Penulis: Muhammad Lutfi N.S. | Editor: Herry Aslam Wahid

Sumber foto: Live youtube Gerak Syariah

Sumber berita: ekonomisyariah.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *